Saturday, November 24, 2018

Aksi Pembegalan yang Meresahkan Warga


Aksi Pembegalan yang Meresahkan Warga
Tetap Menjadi Sasaran walaupun sudah berhati-hati



 


Mataram(19/11/2018) – Uang senilai Rp 500 dan 1 genggam telepon seluler melayang akibat dirampas oleh 2 orang begal dikawasan Gatep Ampenan. Berpura-pura butuh pertolongan merupakan salah satu strategi dari pelakul untuk menipu mangsanya. Setelah mendapat bantuan, pelaku tidak memngucapkan terima kasih melainkan merampas barang korban kemudian meninggalkan korban begitu saja.  Begitulah yang dialami Luluk (21) saat melewati kawasan Gatep.
Luluk mengaku bahwa dirinya sudah sangat berhati-hati saat hendak melewati kawasan Gatep. Namun, kewaspadaannya masih kurang sehingga ia harus menjadi korban pembegalan itu. “Saya sudah berhati-hati hanya saja kasihan,” ungkap Luluk.
Kronologisnya (17/10), Kejadian bermula saat ia hendak pulang menuju kontrakannya setelah menyelesaikan tugas di kontrakan temannya.  Ditengah perjalanan, dia melihat seorang perempuan duduk sendiri disebuah perempatan sambil memeriksa motor miliknya. Melihat perempuan itu membutuhkan bantuan akhirnya ia memutuskan untuk menolong perempuan itu. Saat itu, perempuan yang menjadi pelaku ini sengaja meminta Luluk untuk mengantarnya ke bengkel motor terdekat. Sekitar 20 Kilometer dari lokasi kejadian, datanglah 2 orang laki-laki menggunakan sepeda motor berhenti dan merampas barang miliknya. Setelah berhasilkan merampas barangnya, pelaku sempat memaksa Luluk untuk menyerahkan sepeda motornya. Sayangnya, aksi tersebut berhasilkan digagalkan warga yang hendak pergi melihat kondisi sawahnya. Melihat warga , kedua pelaku dan perempuan itu langsung kabur meninggalkan korban. “Waktu itu, Pelaku minta diantar ke bengkel. Ya sudah karena butuh saya mau anterin. Karena dia perempuan juga,” kenangnya.
Pembegalan  merupakan bukan hal yang tidak mudah untuk diatasi. Pihak yang berwajib sudah melakukan berbagai macam cara untuk mengatasi hal ini, hanya saja pembegalan terus terjadi. Pembegalan terjadi dominan karena faktor ekonomi. “ dominan karena faktor ekonomi, kebanyakan pelaku begal yang kita dapat pelakunya anak-anak,” tutur Iptu Waijuni Atmajaya selaku panit Reskrim Polsek Ampenan.
Menjadi polisi untuk diri sendiri menjadi harapan utama pihak berwajib guna menghindari pembegalan yang terjadi disekeliling kita. “Harapan saya mewakii harapan penegak hukum. Harapan saya kita bisa menjadi polisi untuk diri kita sendiri,” tutup Iptu Waijuni Atmajaya(Mor).

Pariwisata Lombok Pasca Gempa

Pesona Air Terjun Benang Kelambu Pasca Gempa
Panorama Hutan dengan Air Terjun Mengagumkan
Mataram (20/11/2018) - Banyak yang tahu lokasi air terjun ini. Letaknya ditengah hutan yang luas di Desa Aik Berik Batukliang Utara. Konon disebut air terjun Benang Kelambu karena air terjun yang ada di tempat ini terlihat seperti benang Kelambu (tirai) yang suaranya lebih halus dibandingkan dengan kebanyakan air terjun. Air terjun ini berbentuk melebar menyerupai sebuah tirai (kelambu: dalam bahasa Lombok).



Untuk menuju lokasi air terjun ini dibutuhkan kesabaran. Rute yang akan dilalui berupa hutan hutan yang akan ditempuh sejauh 1 km. Air terjun ini tampak semakin cantik dengan adanya tetumbuhan hijau yang ada di sekitarnya, yang menyeruak di antara derasnya air terjun. Yang membuat air terjun ini tampak unik atau berbeda dibandingkan dengan air terjun pada umumnya adalah, airnya yang memang berasal dari mata air, bukan dari sungai. Jumlah mata airnya yang sangat banyak, membuat air terjun tampak seperti
keluar dari celah-celah tebing diantara rimbunnya semak dan tumbuhan yang tumbuh subur.
Di bagian bawah, terdapat kolam yang memang sengaja dibuat untuk menampung air. Kolam ini bisa dimanfaatkan sebagai tempat mandi atau berendam oleh wisatawan yang berkunjung. Selain mandi dan bahasa-basahan di kolam buatan tersebut, sebenarnya kita juga bisa memilih lokasi yang lebih tinggi dengan menaiki bebatuan yang ada di sekitar air terjun tersebut untuk menyaksikan pemandangan yang lebih spektakuler dan indah. 
Masyarakat setempat meyakini bahwa air terjun ini bisa memberikan tuah tertentu kepada siapa pun yang mau mandi atau berendam di sana. Mereka percaya bahwa siapapun yang mandi di tempat ini akan mendapatkan kesembuhan dari berbagai macam penyakit dan awet muda. Kepercayaan tersebut tidak lepas dari keyakinan masyarakat setempat yang meyakini bahwa sumber air yang ada di tempat ini sebenarnya berasal dari danau Segara Anak yang ada di Gunung Rinjani.

Pascagempa angka kunjungan wisatawan ke Benang Kelambu mengalami penurunan hingga 50%. Gempa yang mengguncang Lombok 3 bulan lalu mengakibatkan sejumlah wisatawan meninggalkan lokasi wisata yang ada di Lombok khususnya Benang Kelambu. “Angka kunjungan turun hingga 50%. Ini mulai turun sejak gempa yang mengguncang 3 bulan lalu,” ujar Nurhasanah, selaku ketua pengelola air terjun Benang Kelambu (20/11).
Melihat kondisi ini, pemerintah mulai melakukan perbaikan terhadap sejumlah lokasi wisata dan kembali mengembangkan potensi wisata yang dimiliki masing-masing lokasi wisata. Begitupula dengan air terjun Benang Kelambu,  melihat keunikan dan potensi wisata yang dimilikinya membuat pemerintah memberikan perhatian khusus terhadap Benang Kelambu karena dianggap mampu menarik kembali wisatawan. “Wisata Benang Kelambu mempunyai Keunikan. Benang Kelambu mendapat perhatikan khusus dari pemerintah daerah karena dirasa mampu menarik wisatawan.” jelas Nurhasanah.
Mendapat perhatian khusus dari pemerintah daerah membuat pengelola wisata Benang Kelambu lebih gencar mempromosikan dan mengembangkan potensi wisata yang dimiliki Benang Kelambu. Perbaikan sarana dan prasarana yang ada dilokasi wisata sejak satu bulan terakhir ini sudah mulai dilakukan. Mulai dari perbaikan jalan setapak menuju lokasi air terjun hingga perbaikan fasilitas umum seperti toilet dan musholla. “Perbaikan kami telah lakukan. Perhatian yang kami dapat membuat kami lebih gencar lagi, baik dalam promosi dan renovasi,” jelasnya
Promosi gencar dilakukan. Baik melalui media sosial ataupun mulut kemulut guna mengembalikan kembali kepercayaan wisatawan bahwa lokasi wisata yang ada di Lombok, khususnya Air Terjun Benang Kelambu masih aman dan nyaman untuk dikunjungi(Mor).